Senin, 07 Mei 2018

Kartu Setan atau Kartu Malaikat?

Kalau tidak salah ingat mungkin dulu pertama kali mendengar istilah kartu kredit ketika melihat film Warkop DKI yang mana si Kasino memperlihatkan isi dompetnya berisikan berbagai macam kartu kredit yang kata si Kasino kartu itu merupakanan Kartu Anti Miskin. Apa benar begitu?

Ya keberadaan kartu kredit memang bisa sangat membantu kita, terutama jika kita sedang tidak ada uang tunai. Lumayan ada yang mau minjemin uang tanpa kita harus membayar bunganya. Lho kok bisa begitu? Ya bisa dong, coba kita daftar satu per satu keuntungan punya kartu kredit:

  1. Kita bisa belanja apapun di merchant-merchant yang menerima kartu kredit tanpa terkena bunga, dengan catatan kita membayar tagihannya sebelum tanggal jatuh tempo.
  2. Kita bisa memanfaatkan fasilitas cicilan yang disediakan oleh merchant jika kita menggunakan kartu kredit tertentu, cicilannya bisa 12 bulan, bahkan sampai 24 bulan.
  3. Pada saat-saat tertentu pada akhir bulan ataupun saat kita tidak cukup punya uang tunai dan diharuskan membeli suatu barang semisal tiket pesawat, kita bisa memanfaatkan fasilitas pembayaran menggunakan kartu kredit, toh nanti kita bisa membayar pada bulan/tagihan berikutnya.
  4. Banyak promo-promo dari berbagai merchant yang sangat menguntungkan pemegang kartu kredit, misalnya Buy One get One, cashback, ataupun diskon tambahan.
  5. Bisa menjadi alat pembayaran untuk barang-barang atau suatu layanan yang tidak bisa dibayar dengan uang tunai. Misalkan untuk langganan layanan music atau video streaming, ataupun transaksi di merchant online luar negeri.
Di samping berbagai kemudahan dan keuntungan dikarenakan kita mempunyai kartu kredit, kartu itu seringkali juga punya berbagai potensi ancaman, kerugian, sekaligus kebangkrutan, makanya tak jarang disebut kartu setan. Berikut ini hal-hal negatif yang akan muncul jika kita tidak memperlakukan kartu kredit dengan sebagaimana mestinya.
  1. Tagihan kita akan semakin membengkak jika kita tidak segera melunasi tagihan atau kita hanya membayar minimum pembayaran saja, karena bunga yang dikenakan diperhitungkan setiap hari.
  2. Jika kita sembrono dengan mengambil uang tunai di ATM menggunakan kartu kredit, maka bunganya relatif tinggi, karena sejatinya kartu kredit bukan digunakan untuk penyediaan uang tunai melainkan untuk mempermudah pembelanjaan.
  3. Jika kita telat membayar tagihan kartu kredit maka kita akan terkena bunga dan denda yang jumlahnya relatif besar.
  4. Jika kita tidak bisa mengontrol nafsu belanja kita menggunakan kartu kredit, tahu-tahu tagihan kita membengkak luar biasa yang tentunya akan mengancam kesehatan finansial kita.
  5. Terkadang kita terlena dengan cicilan-cicilan yang ada apalagi cicilan 0% dengan tenor waktu yang cukup panjang. Seringkali tanpa kita sadari cicilan-cicilan yang mungkin nominalnya tidak terlalu besar, tapi karena kita banyak mengambil cicilan untuk berbagai macam barang, maka seringkali kita akan terkejut dengan tagihan yang ada, dan penyesalanpun yang datang kemudian.
Oleh karena itu, kita harus bijak menggunakan kartu kredit agar tidak terlilit utang kartu kredit yang pada akhirnya akan membuat hidup kita tidak tenang. Jangan gadaikan kesenangan sesaat dengan derita masa depan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar